Penyebab Kebangkrutan Bisnis yang Harus di Hindari !

Penyebab Bisnis Bangkrut
27 Mei 2022 0 Comments

Kebangkrutan bisnis dapat disebabkan oleh banyak alasan, tetapi sebagian besar disebabkan oleh kerugian yang terlalu mahal dan pemiliknya tidak memiliki modal untuk melanjutkan bisnis, atau dia tidak dapat menangani tanggung jawab keuangannya. Namun, apa yang menyebabkan kebangkrutan?

Sebelum menjelaskan penyebab kebangkrutan, Ada banyak sekali perusahaan di Indonesia saat ini. Kementerian Koperasi dan UKM mencatat jumlah usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mencapai 65,47 juta unit pada tahun 2019. Angka ini terus meningkat dari waktu ke waktu seiring dengan semakin banyaknya usaha yang tercipta setiap tahunnya.

Saat memulai bisnis, penting untuk menghindari risiko kebangkrutan. Tetap waspadai kesalahan umum yang dapat membuat perusahaan Anda rentan terhadap kebangkrutan.

Jika bisnis Anda mengalami kesulitan, pastikan untuk melihat di bawah ini untuk melihat apakah Anda kehilangan informasi berharga yang harus Anda ketahui.

Penyebab Kebangkrutan Bisnis yang Harus di Hindari !

Penyebab Bisnis Bangkrut

Terlibat banyak hutang

Seperti hal lainnya, utang dapat memiliki konsekuensi yang berdampak negatif pada bisnis. Jika sebuah bisnis sedang berjuang secara finansial, itu dapat menyebabkan mereka bangkrut. Untuk menghindari hal ini, sangat penting untuk mengimbangi biaya jenis hutang ini dengan arus kas dari pekerjaan atau investasi Anda. Pada saat yang sama, utang tanpa pembayaran sangat berisiko.

Pengelolaan keuangan yang buruk

Pemilik bisnis harus mempertimbangkan manajemen keuangan yang menyeluruh dalam hal bisnis mereka. Ini termasuk mengelola pendapatan, pengeluaran, dan perhitungan risiko. Teknologi terbaik saat ini membuatnya lebih mudah dari sebelumnya, jadi pastikan Anda mendapatkan pilihan terbaik untuk bisnis Anda!

Katakanlah Anda seorang pemilik bisnis dan perlu melacak pengeluaran, pendapatan, dan hal lainnya di berbagai platform. Anda dapat menggunakan alat keuangan digital untuk tujuan ini atau cukup merekamnya secara manual dengan kertas & pena. Ini bisa sangat merepotkan dan mungkin tidak sepadan jika Anda ingin meningkatkan praktik bisnis Anda.

Tidak bisa memenuhi target penjualan

Target pendapatan merupakan faktor penting untuk mencapai kesuksesan bagi sebuah bisnis. Ketika Anda gagal memenuhi target Anda dari waktu ke waktu, tentu kerugian akan terjadi.

Bisnis baru sering kali dimulai dengan satu kelompok pembeli dan berkembang dengan menyertakan lebih banyak pembeli.

Tidak memahami pelanggan

Penyebab lain kebangkrutan bisnis adalah kesulitan memahami pelanggan Anda, yang dapat diselesaikan dengan beberapa data penelitian. Ada beberapa cara di mana Anda dapat membantu memastikan informasi ini: menurut usia, sifat, gaya hidup, tingkat kebutuhan, tempat tinggal dan tempat tinggal.

Dengan mendapatkan data ini, Anda akan dapat lebih memahami kebutuhan pelanggan dan strategi terbaik untuk menargetkan mereka.

Tidak berinovasi

Mengikuti kompetisi itu penting, dan itu berarti mengikuti inovasi. Ketika sebuah bisnis tidak dapat mengikuti (atau bahkan tidak mencoba), ada risiko kebangkrutan. Jika pelanggan merasa bahwa bisnis Anda tidak cukup inovatif & bergerak cepat, kemungkinan besar mereka akan beralih ke orang lain.

Melakukan banyak hal sendiri

Menjalankan bisnis bisa sangat melelahkan dan memuaskan, jadi cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan membentuk tim. Namun beberapa orang melaksanakan semua tugas mereka sendiri.

Proses Anda dimulai dengan ide dan kemajuan melalui eksekusi, pemasaran, transaksi dengan pelanggan dan pihak ketiga

Kebiasaan ini bisa berakibat fatal karena pekerjaan tidak akan selesai sehingga menyebabkan hilangnya produksi dan pengembangan usaha.

Strategi Anda untuk menghadapi lonjakan penjuaalan adalah dengan merekrut orang-orang yang mahir di bidangnya dan meminta mereka untuk melakukan tugas-tugas tertentu.

Salah menerapkan strategi

Kurangnya strategi penjualan yang tepat dapat menyebabkan perusahaan bangkrut. Salah satu aspek yang perlu dipertimbangkan adalah seberapa layak target yang Anda usulkan. Penting juga untuk melihat langkah-langkah yang perlu diambil secara berurutan. Ada risiko yang terlibat dalam salah menjalankan strategi bisnis, dengan risiko bangkrut sering mengintai.

source : siapsukses.net