2 Cara Orang Kaya Menggunakan Robot Forex Sebagai Aset

Untuk bisa sukses di market forex, maka kita harus menjejalkan pola pikir bahwa “tidak ada strategi yang dapat memberikan 100% profit”. Entah itu menggunakan robot atau tidak, drawdown pasti akan terjadi dari waktu ke waktu.

Untuk alasan ini pulalah, sebuah seni dan ilmu yang mengatur keuangan tercipta, yang kita kenal dengan sebutan money management atau manajemen keuangan.

Tak pernah ada istilah yang menyebutkan untuk mengatur profit, namun semua bentuk bisnis apapun pasti mengharuskan kita melek secara finansial sekaligus tahu cara mengatur resiko dan kerugian.

Ini disebabkan karena resiko berbanding lurus dengan profit. Artinya, cuan tak akan lahir jika kita tak mau mengambil resiko apapun. Dengan begitu, ilmu yang harus kita kuasai saat melakukan trading forex adalah dengan mengetahui ilmu mengatur resiko.

Untungnya, robot forex bisa mempermudah prosesnya. Biarkan robot forex yang melakukan pola perdagangan dengan sistem dan strategi yang dimilikinya, sementara kita hanya berfokus pada manajemen keuangan dan resiko.

Ada sebuah strategi yang sering dilakukan oleh para trader dunia, yaitu compounding.

Jadi, compound ini tercipta dengan mengamankan uang kita sekaligus tetap meningkatkan portofolio kita di pasar forex. Hitungan compound itu biasanya menggunakan patokan persentase.

Masing-masing orang berbeda cara mengelolanya, ada yang 20:80, 30:70, atau yang paling standar adalah 50:50.

Misalnya kita berhasil mendapatkan cuan $100, maka kita tarik $50, sementara sisa $50-nya lagi kita tambahkan ke account balance agar terus bertambah dan memiliki ketahanan modal yang semakin kuat.

Ada pula yang hanya menarik uang tersebut untuk kebutuhan tertentu saja. Jadi tipe investor ini menghindari menabung di bank, karena nilainya cenderung akan menyusut. Sebaliknya, mereka akan terus menggerakkan tabungan mereka di pasar forex menggunakan robot, dan menariknya sewaktu-waktu mereka butuhkan untuk digunakan.

Mereka yang melek secara finansial tahu betul bagaimana cara memperlakukan uang yang mereka hasilkan. Daripada membeli liabilitas dan barang mewah yang mendatangkan tagihan berupa pajak, mereka lebih senang menyimpannya sebagai aset agar mendapatkan lebih banyak kekayaan.

By admin